A. DEFINISI WEB SCIENCE
Web atausering kita sebut WWW
(World Wide Web) dicetuskan oleh seorang yang berkebangsaan Inggris
bernama Sir Tim Berners-Lee. Ia merupakan lulusan Universitas Oxford, Inggris,
pada tahun 1989. Web yang dia ciptakan merupakan sebuah internet berbasis
hypermedia inisiatif untuk berbagi informasi global, sementara di CERN,
European Particle Physics Laboratory. Dia menulis web pertama klien dan server
pada tahun 1990. Spesifikasi nya URI, HTTP dan HTML yang halus sebagai
teknologi Web menyebar.
Sir Tim Berners-Lee
mengungkapkan kekhawatirannya soal dunia web. Dia cemas karena popularitas
dunia maya kerap dimanfaatkan untuk menyebarkan beragam kebohongan. Berkenaan dengan fenomena
tersebut, Sir Tim pun mengemukakan bahwa situs-situs internet harus bisa
dipercaya.
Web science adalah ilmu pengetahuan untuk membuat
dan memanipulasi web. Web adalah kumpulan halaman yang dapat menampilkan
informasi berupa gambar, animasi, tulisan, suara maupun gabungan dari
keseluruhannya yang bersifat statis atau dinamis yang dapat membentuk rangkaian
yang saling terkait yang dihubungkan dengan banyak link. Science adalah ilmu
pengetahuan yang didapat dan bisa menjadi pengetahuan bagi masyarakat untuk
memberi informasi yang akurat.
Web Science didirikan pada tahun 2006 dengan
nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web Sicence ini awalnya adalah
hasil dari Memorandum of Understanding antara MIT CSAIL dan University of
Southampton, ECS. Ambisinya adalah mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi
pembelajaran World Wide Web. Sejak pertama kali diluncurkan, konsep Web Science
sudah menyebar secara meluas dan mengukuhkan diri sebagai area aktifitas yang
penting..
Untuk melanjutkan aktifitasnya dan mendukung
pengembangan Web Science secara global, para direktur WSRI membuat badan
amal-the Web Science Trust (WST). WST berkerja sama dengan World Wide Web.
Golnya adalah untuk mendorong partisipan luas dalam pengembangan Web Science.
B. SEJARAH
WEB
Penemu situs web adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs
web yang tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud
dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan
memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal
30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat
digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu,
atau menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. biasanya
pembahasan dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik
khusus, atau kepentingan tertentu.
Situs web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah
dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan
nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai
Server HTTP (HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet Information
Services (IIS).
1. Mem-Ex
Memex ( berasal dari "memori" dan "index") adalah
nama dari sistem proto hypertext hipotetis yang dijelaskan oleh Vannevar Bush
pada tahun 1945 di Artikel Atlantic Monthly As We May Think (AWMT). Bush
membayangkan memex sebagai perangkat di mana individu akan kompres dan simpan
semua buku-buku mereka, catatan, dan komunikasi, mekanis sehingga dapat
berkonsultasi dengan melebihi kecepatan dan fleksibilitas. Memex akan
memberikan suplemen penting dan diperbesar ke memori seseorang. Konsep memex
mempengaruhi perkembangan sistem hypertext awal.
Visi dari memex mendahului, dan dikreditkan sebagai inspirasi bagi kita,
sistem pertama hypertext praktis dari tahun 1960-an. Memex ini akan memiliki
fitur selain menghubungkan. Pengguna dapat merekam informasi baru mengenai
mikrofilm, dengan mengambil foto dari kertas atau dari layar sentuh yang
sensitif tembus. Seorang pengguna juga bisa membuat copy dari jejak yang
menarik dan menyebarkannya kepada temannya untuk dimasukkan dalam memex
sendiri, ada juga untuk dihubungkan ke jejak yang lebih umum.
Antara tahun 1990 dan 1994, Paul Flaherty, seorang mahasiswa Stanford yang
sedang mencari proyek, diperkenalkan oleh istrinya kepada atasannya. Supervisor
baru saja melihat demonstrasi dari World Wide Web dan menyarankan dapat
ditingkatkan dan lebih baik serupa dengan memex dijelaskan oleh Vannevar Bush
jika link tidak harus secara manual dimasukkan dan bukan satu bisa mengikuti
link hanya dengan menggunakan kata-kata sendiri. Flaherty melanjutkan untuk
menciptakan AltaVista, yang dicari pertama, full-text database dari sebagian
besar dari Web.
2. Internet
Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah adalah
sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan
standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di
seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum,
yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran
paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang
terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini
dinamakan internetworking.
3. Hypertext
Hypertext adalah teks yang link ke informasi lain. Dengan mengklik pada
link dalam dokumen hypertext, pengguna dapat dengan cepat melompat ke konten
yang berbeda. Meskipun hypertext biasanya berhubungan dengan halaman Web,
teknologi telah ada sejak tahun 1960-an. Software program yang mencakup kamus
dan ensiklopedia telah lama digunakan hypertext dalam definisi mereka sehingga
pembaca dapat dengan cepat mengetahui lebih lanjut tentang kata-kata tertentu
atau topik.
4. Usenet
Seperti artinya usenet adalah cara kita menggunakan sebuah internet, disini
banyak sekali cara seseorang menggunakan internet dimulai dengan menggunakan
WWW (World Wide Web) sampai kelebihan dan kekurangan dari sebuah internet.
Dijelaskan mulai dari Infrastruktur komunikasi Internet terdiri dari komponen
perangkat keras dan sistem lapisan perangkat lunak yang mengontrol berbagai
aspek arsitektur. Sementara perangkat keras sering dapat digunakan untuk
mendukung sistem perangkat lunak lain. Komponen yang paling menonjol dari model
internet adalah Internet Protocol (IP), yang menyediakan sistem pengalamatan
(alamat IP) untuk komputer di Internet. IP memungkinkan internetworking dan
pada dasarnya menetapkan internet itu sendiri. World Wide Web adalah sistem
pencarian sebuah situs. Dunia Web Lebar perangkat lunak browser, seperti
Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Apple Safari, dan Google
Chrome, memungkinkan pengguna menavigasi dari satu halaman web yang lain
melalui hyperlink tertanam dalam dokumen. Dan ada beberapa bagian dari internet
yang dapat digunakan atau di akses yaitu :
1.
Media streaming
2.
File sharing.
5. Gooper
Gooper adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi,
pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada
desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk alternatif World
Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai popularitas.
6. FTP
File Transfer Protocol (FTP) adalah protokol jaringan standar yang
digunakan untuk mentransfer file dari satu host ke host lain melalui jaringan
berbasis TCP, seperti Internet. FTP dibangun pada arsitektur client-server dan
menggunakan kontrol terpisah dan sambungan data antara klien dan server FTP
pengguna dapat mengotentikasi sendiri menggunakan sign-in yang jelas-teks
protokol, biasanya dalam bentuk username dan password. , tetapi dapat terhubung
secara anonim jika server dikonfigurasi untuk memungkinkan itu. Untuk transmisi
aman yang menyembunyikan (enkripsi) username dan password, dan mengenkripsi konten,
FTP sering diamankan dengan SSL / TLS ("FTPS"). SSH File Transfer
Protocol ("SFTP") kadang-kadang juga digunakan sebagai pengganti,
tetapi teknologi yang berbeda. Aplikasi FTP client pertama adalah baris
perintah aplikasi yang dikembangkan sebelum sistem operasi memiliki antarmuka
pengguna grafis, dan masih dikirimkan dengan Windows kebanyakan, Unix, dan
sistem operasi Linux.
Perkembangan web
Web 1.0
web 1.0 adalah merupakan teknologi web yang pertama kali digunakan dalam
aplikasi world wide web, atau ada yang menyebut web 1.0. sebagai www itu
sendiri yang banyak digunakan dalam situs web yang bersifat personal. Beberapa
ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
·
Merupakan halaman web yang statis
atau hanya berfungsi untuk menampilkan
·
Halaman masih didesain sebagai html
murni, yang ‘hanya’ memungkinkan orang untuk melihat tanpa ada interaksi
·
Biasanya hanya menyediakan semacam
buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang intens
·
Masih menggunakan form-form yang
dikirim melalui e-mail, sehingga komunikasi biasanya baru satu arah.
Web 2.0
Istilah web 2.0 di dipakai untuk menggambarkan aplikasi-aplikasi Internet
generasi baru yang merevolusi cara kita menggunakan Internet. Semua aplikasi
ini membawa kita masuk ke babak baru penggunaan Internet yang berbeda dengan
generasi sebelumnya yaitu web 1.0 pada pertengahan tahun 1990-an.
Ciri -ciri Web 2.0 diantaranya:
Ciri -ciri Web 2.0 diantaranya:
1.
Network is Platform. Web 2.0 ini
merupakan platform bagi aplikasi, dimana web yang menjadi platform menjadikan
web sebagai tempat bekerja dimana pun berada. Cukup kita dengan membuka browser
(mozilla, Internet Explorer, Opera, dsb), kita sudah dapat mengerjakan berbagai
keggiatan seperti mengerjakan mengetik dokumen, perhitungan keuangan, atau
merancang berbagai persentasi.
2.
Harnessing Collective Intelligence.
Adanya partisipasi dari pengguna dalam berkolaborasi dengan pengetahuan.
Misalnya pemberian kepercayaan yang diberikan oleh Wikipedia kepada pengguna
untuk dapat berpartisipasi dalam berbagai ilmu pengetahuan.
3.
Data is the Next Intel Inside. Data menjadi
trademark sebuah aplikasi, dimana penyuply data akan memberikan trademark yang
akan digunakan oleh pemilik website untuk memberikan garansi kepercayaan kepada
pengunjungnya.
4.
End of the Software Release Cycle.
Dikatakan bahwa Web 2.0 ini adalah sebagai akhir dari siklus peluncuran produk
software. Sehingga dengan cara ini setiap produsen software tidak lagi
meluncurkan produknya dalam bentuk fisik. Dan karena Web 2.0 menjadi platform
inilah seorang pengguna cukup mendatangi website untuk menjalankan aplikasi
yang ingin digunakan. Alhasil pengembangan fitur software ini dapat langsung
dirasakan dan kini software bukan lagi sebagai produk tapi layanan (service).
5.
RSS & XML. Adalah dukungan dari
sebuah program yang sederhana, sehingga dengan adanya RSS ini akan memudahkan
pengguna untuk menikmati informasi secara cepat dengan cara berlangganan, atau
bagi para pelaku web akan mudah untuk me-remix atau re-post dari website
lainnya.
6.
Rich User Experience. Yaitu adanya
kemajuan dari sisi antar-muka (interface) di sisi pengguna (user). Seperti
misalnya dengan dukungan AJAX, yang menggabungkan HTML, CSS, Javascript, dan XML
pada Blog, Yahoo!Mail, Gmail.
7.
Software is not Limited to a
Specific Device. Kini software tidak lagi terbatas pada perangkat tertentu. Dimana
setiap perangkat dapat mengaksesnya. Sehingga setiap aplikasi di desain untuk dapat dinikmati di perangkat lain
seperti di Ponsel, PDA, Iphone, dsb.
Untuk lebih mengenal Web 2.0 kita
dapat melihat bahkan anda sudah merasakan seperti di situs jejaring sosial
(Facebook, Twitter, MySpace, dll), dan juga di situs aplikasi berbagi gambar
seperti Youtube, Flickr, Photobucket, dll. Dan situs untuk berbagi bookmark
seperti digg atau del.ico.us, dsb.
Web 3.0
Web 3.0 adalah generasi ketiga dari layanan internet berbasis web. Konsep
Web 3.0 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001, saat Tim Berners-Lee,
penemu World Wide Web, menulis sebuah artikel ilmiah yang menggambarkan Web 3.0
sebagai sebuah sarana bagi mesinuntuk membaca halaman-halaman Web. Hal ini
berarti bahwa mesin akan memiliki kemampuan membaca Web sama seperti yang
manusia dapat lakukan sekarang ini.
Web 3.0 berhubungan dengan konsep Web Semantik, yang memungkinkan isi web
dinikmati tidak hanya dalam bahasa asli pengguna, tapi juga dalam bentuk format
yang bisa diakses oleh agen-agen software. Beberapa ahli bahkan menamai Web 3.0
sebagai Web Semantik itu sendiri.
Keunikan dari Web 3.0 adalah konsep dimana manusia dapat berkomunikasi
dengan mesin pencari. Kita bisa meminta Web untuk mencari suatu data spesifik
tanpa bersusah-susah mencari satu per satu dalam situs-situs Web. Web 3.0 juga
mampu menyediakan keterangan-keterangan yang relevan tentang informasi yang
ingin kita cari, bahkan tanpa kita minta.
Web 3.0 terdiri dari:
·
Web semantik
·
Format mikro
·
Pencarian dalam bahasa pengguna
·
Penyimpanan data dalam jumlah besar
·
Pembelajaran lewat mesin
·
Agen rekomendasi, yang merujuk pada
kecerdasan buatan Web
Web 3.0 menawarkan metode yang
efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data
online. Web 3.0 juga memungkinkan fitur Web menjadi sebuah sarana penyimpanan
data dengan kapasitas yang luar biasa besar.
Web Science & Metodologi Web Science
Web Science juga berarti cara-cara atau metode-metode yang digunakan dalam
membuat website yang baik atau dengan kata lain bias di bilang Web Science
adalah ilmu pengetahuan yang sudah dilakukan penelitian dari Web yang muncul
melalui desentralisasi sistem Informasi. Sangat disadari bahwa World Wide
Web atau yang sering disingkat (www) adalah teknologi yang baru berusia
beberapa tahun. Asal-usul dari Web science dapat ditemukan dalam Penelitian
Ilmu Web Science Research Initiative (WSRI) yang didirikan pada tahun 2006 yang
kemudian mengubah namanya pada tahun 2009 menjadi Web Science Trust.
Proses dari web science sendiri
terdapat beberapa tahapan, seperti yang dipaparkan didalam presentasi Tim
Berners-Lee, berawal dari isu yang beredar atau masalah yang timbul di kalangan
masyarakat sehingga dapat memunculkan berbagai ide manusia yang tentunya dapat
memberikan manfaat bagi masyarakat social. Ide yang didapat kemudian dapat
direalisasikan dalam bentuk teknologi yang kita ciptakan atau dengan
mengembangkan teknologi yang sudah ada sebelumnya.
Setelah ide terealisasi, tentunya
teknologi tersebut akan menimbulkat dampak atau efek mikro dan makro yang pada
akhirnya akan membawa kita pada isu atau masalah baru. Dalam presentasinya, Tim
Berners-Lee memberikan beberapa contoh yaitu proses terciptanya email dan blog.
Metodologi Web Science
Web Science merupakan kajian sains dari Web. Ketika Web telah bergerak ke
ranah ilmu, maka pertanyaan mendasar adalah bagaimana keilmuan ini melakukan
metodologi. Bagaimana peneliti atau engineer melakukan pendekatan terhadap Web
untuk pemahaman dan relasinya dengan domain sosial secara luas dan inovasi apa
yang dapat dilakukan.
Berbagai penelitian yang berlangsung
saat ini melakukan pengembangan pada metodologi pemetaan (mapping) dan graph
pada struktur Web dengan sampling sebagai kunci utamanya. Sebagai contoh
laporan riset [Fetterly, 2004] menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman
melakukan perubahan setiap minggu. Model lain adalah metodologi model analisis
yang mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi
probabilitas. Metodologi pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan
yang berlatar belakang industri maupun peneliti akademisi.
Pertumbuhan Sosial dan Ekomomi
Dengan berkembangnya teknologi
secara pesat juga berpengaruh pada pertumbuhan kehidupan sosial dan ekonomi.
Adapun dampak yang ditimbulkan dari pesatnya perkembangan teknologi adalah
sebagai berikut :
Efek Positif
·
Banyak pakar yang berpendapat bahwa
kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik
dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis.
·
Meningkatnya rasa percaya diri.
Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik.
·
Pertumbuhan ekonomi yang
semakin tinggi
·
Persaingan dalam dunia kerja
sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang
dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi, akan berdampak pada
penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan.
Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan akan mengalami
perubahan yang cepat.
Efek Negatif
·
Berkurangnya sosialisasi karena
kurang proses tatap muka atau face to face karena pesatnya perkembangan alat
komunikasi, hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa
·
Perbedaan kepribadian pria dan
wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita
yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun
dalam dunia bisnis.
·
Kemajuan TIK juga pasti akan semakin
memperparah kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat antara orang kaya dan
orang miskin
·
Adanya aksi tipu menipu dalam proses
jual beli online yang dapat merugikan beberapa pihak
Arsitektur web
Arsitektur Website adalah suatu
pendekatan terhadap desain dan perencanaan situs yang, seperti arsitektur itu
sendiri, melibatkan teknis, kriteria estetis dan fungsional. Seperti dalam
arsitektur tradisional, fokusnya adalah benar pada pengguna dan kebutuhan
pengguna. Hal ini memerlukan perhatian khusus pada konten web, rencana bisnis,
kegunaan, desain interaksi, informasi dan desain arsitektur web. Untuk optimasi
mesin pencari yang efektif perlu memiliki apresiasi tentang bagaimana sebuah
situs Web terkait dengan World Wide Web.
Beberapa aplikasi utamanya :
1. HTTP, HTML, Web Server, dan
Internet
- HTTP (Hypertext Transfer Protocol)sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia.
- HTML (Hyper Text Markup Language)bahasa standar untuk membuat suatu dokumen HTML (halaman web) yang terdiri dari kode-kode singkat tertentu, dimana dengan kode-kode tersebut akan memerintahkan Web Browser bagaimana untuk menampilkan halaman Web.
- Web browser ialah sebuah progam yang dapat menterjemahkan kode perintah dari dokumen HTML tersebut sehingga dapat kita lihat, baca dan dengar. Contoh dari Web Browser adalah Internet Explorer, Mozzila,dll.
- Internet ialah sebuah jaringan komputer yang terdiri dari berbagai macam ukuran jaringan komputer di seluruh dunia mulai dari sebuah PC, jaringan-jaringan lokal berskala kecil, jaringan-jaringan kelas menegah, hingga jaringan-jaringan utama yang menjadi tulang punggung internet seperti NSFnet, NEARnet, SURAnet, dan lain-lain.
2. Wikis, Blogs, Folksonomies,
Social Network, dan Usergenerated Content
- Wiki merupakan kumpulan halaman-halaman web yang dapat diubah oleh semua orang setiap saat. Konsep dan peranti lunak wiki diciptakan oleh Ward Cunningham.
- Blog ilah singkatan dari Web Log, Blog itu sendiri adalah sebuah situs yang asal mulaya merupakan catatan harian online yang dibuat oleh siapa pun, kapan pun, dan di manapun. Jenis Blog / penyedia Blog local maupun internasional : Blogger.com, wordpress.com, Typepad.com, livejournal.com, blogdrive.com, blogsome.com, edublogs.org, diaryland.com, xanga.com
3.
Semantic Web Summary
Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi
Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna
semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk
memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide Web Konsorsium dari
Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.
Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu
World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada
Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering
disamakan dengan Web Semantik.
4.
Web Security
Suatu tata cara mengamankan aplikasi web yg dikelola,
biasanya yg bertanggung jawab melakukannya adalah pengelola aplikasi web tsb.Mengenai
masalah yang berkaitan dengan keamanan di dalam era digital tidak lepas dari 3
prinsip utama yaitu Confidentiality, Integrity, dan Availability atau lebih
dikenal dengan nama CIA.
Semantic Web
Semantic web didefinisikan sebagai sekumpulan teknologi
yang memungkinkan komputer memahami arti dari sebuah informasi berdasarkan
metadata, yaitu informasi mengenai isi informasi. Dengan adanya metadata,
komputer diharapkan mampu mengartikan hasil masukan informasi sehingga hasil
pencarian menjadi lebih detail dan tepat.
Semantic Web telah mengantar evolusi WWW ke tingkat
pemanfaatan yang lebih baik. Ada dua visi dalam pengembangan web ke depan,
yaitu membuat web semakin baik sebagai media kolaborasi, dan kedua web semakin
dapat dipahami oleh mesin. Dengan memberikan anotasi data akan membuat
informasi yang lebih dapat dipahami oleh mesin. Untuk mengembangkan semantic
web (Berners-Lee, 1999) beberapa hal dibutuhkan seperti:
- Mengembangkan bahasa dan terminologi.
- Mengembangkan tool dan arsitektur baru yang menggunakan bahasa dan terminologi.
- Mengembankan aplikasi yang memberikan sebuah tingkat pelayanan baru
Web semantik menggunakan XML,
XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.
XML dan XML Schema
Extensible
Markup Language (XML) merupakan
bahasa markup yang didesain untuk menjadi sarana yang mudah dalam
mengirimkan dokumen melalui Web. Berbeda dengan Hypertext Markup Language (HTML), XML memungkinkan penggunanya untuk mendefinisikan custom tag. Namun, standard
XML tidak memiliki constraint semantik pada arti dari dokumen tersebut.
XML
Schema merupakan bahasa yang digunakan
untuk mendefinisikan sekumpulan aturan (schema) yang harus dipatuhi oleh dokumen XML. Struktur dari
dokumen XML yang dibuat harus sesuai dengan schema
yang telah didefinisikan
tersebut.
RDF dan RDF Schema
Resource
Description Framework (RDF) adalah spesifikasi yang dibuat oleh W3C sebagai
metode umum untuk memodelkan informasi dengan menggunakan sekumpulan format
sintaks. Ide dasar dari RDF adalah bagaimana kita dapat membuat pernyataan
mengenai sebuah resource Web dalam bentuk ekpresi “Subjet-Predikat-Objek”.
Dalam terminology RDF, SPO ini seringkali disebut dengan istilah N-triple.
Subjek mengacu pada
resource yang ingin dideksripsikan. Predikat menggambarkan kelakuan atau
karakteristik dari resource tersebut dan mengekspresikan hubungan antara subjek
dan objek.
Mekanisme
pendeskripsian resource inilah yang merupakan komponen utama yang
dikemukakan oleh W3C’s Semantic Web di mana perangkat lunak dapat
menyimpan, menukar, dan menggunakan informasi. RDF Schema dapat dipandang
sebagai kamus data.
OWL
Web Ontology Language (OWL) adalah suatu bahasa yang dapat digunakan oleh
aplikasi-aplikasi yang bukan sekedar menampilkan informasi tersebut pada
manusia, melainkan juga yang perlu memproses isi informasi isi. Ontology sendiri
dapat didefinisikan sebagai suatu cara untuk mendeskripsikan arti dan relasi
dari istilah-istilah. Deskripsi tersebut berisi classes, properties, dan
instances.
Deskripsi ini dapat membantu sistem computer dalam
menggunakan istilah-istilah tersebut cengan cara yang lebih mudah. Dengan
menggunakan OWL, kita dapat menambah vocabulary tambahan disamping
semantiks formal yang telah dibuat sebelumnya menggunakan XML, RDF, dan RDF Schema.
Untuk mendeskripsikan properties dan classes, OWL menambahkan
vocabulary seperti:
·
“among others”
·
Relasi antar classes (misalnya:
“disjointness”)
·
Kardinalitas (misalnya: “exactly
one”)
·
Kesamaan (equality)
·
Karakteristik property (misalnya:
“symmetry”)
·
Enumerated classes
OWL menyediakan tiga buah subbahasa yang dirancang untuk digunakan oleh
para pengguna tertentu, yaitu:
·
OWL Lite, digunakan oleh pengguna
yang membutuhkan suatu hirarki pengklasifikasian dan berbagai constraints
sederhana.
·
OWL DL, digunakan oleh pengguna yang
menginginkan tingkat ekpresi maksimal dan semua konklusi yang dihasilkan dapat
dihitung dalam waktu yang terbatas (finite)
·
OWL Full, digunakan oleh pengguna
yang menginginkan tingkat ekpresi maksimal dan kebebasan sintaks dari RDF tanpa
mempertimbangkan komputasi yang dibutuhkan.
DAFTAR PUSTAKA
http://firmansyah215.blogspot.com/2011/02/apa-itu-web-science.html
Nama :
Nama :
- Irwan Nugraha
- Tio dwi akbar
- Lukman
- Angga P
Add Your Comments