Pengelolaan Web
Institusi Pengelola Internet atau
Web
W3C (World
Wide Web Consortium)
World Wide
Web Consortium (W3C) adalah organisasi dunia (internasional) yang mengatur
standar World Wide Web (W3) atau dalam bahasa indonesia disebut Waring Wera
Wanua. Organisasi ini berkomitmen dalam mengatur pengembangan web, yang terdiri
dari 320 anggota dan didirikan pada Oktober 1994 sebagai gabungan antara
Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan European Organization for
Nuclear Research (CERN), dengan dukungan dari U.S. Defense Advanced Research
Project Agency (DARPA) danEuropean Commission. Selain mengatur aturan
pengembangan web, juga membuatt Web dapat diakses oleh semua user dan ikut
melibatkan diri dalam dunia pendidikan. Beberapa standar hasil pengembangan
ataupun rekomendasi dari W3C antara lain HTML, CSS, XHTML, DOM, SOAP, XML,
dan masih banyak lagi.
Selain itu,
Tim Berners-Lee adalah seorang penemu dari World Wide Web pada tanggal Oktober
1994 dan pada akhirnya diangkat menjadi ketua World Wide Web Consortium (W3C).
W3C sendiri telah bekerja sama dengan organisasi lain yang melakukan
standarisasi teknologi seperti Internet Engineering Task Force,Forum Wireless
Application Protocols (WAP) dan Unicode Consortium. Tentunya W3C diprakarsai
oleh tiga universitas, yaitu :
- Keio University di Jepang
- The French National Research Institute di Eropa
- Massachusetts Institute of Technology di Amerika.
Walaupun W3C
telah memilki 320 anggota, tentunya organisasi ini pun tidak akan dapat berdiri
sendiri dalam mengembangkan setiap bagian teknologi tersebut, tanpa peran
penting dari anggota umum organisasi World Wide Web Consortium. Perusahaan
anggota utama dari organisasi itu adalah IBM, Adobe, America Online,
Apple, Macromedia, Microsoft, dan Sun Microsystems.
W3C kini
merupakan badan resmi yang membuat standar web. W3C meletakkan gabungan
spesifikasi dalam standar web, berikut adalah hasil dari W3C. CERN sekarang
telah kembali pada misi awalnya melakukan penelitian pada fisika partikel, dan
hasilnya yang berkaitan dengan web telah diserahkan kepada World Wide Web
Consortium, sekelompok akademisi dan organisasi komersial yang mengabdikan pada
kemajuan dari web. W3C, sebagai sebutannya, masih aktif dalam
pengembangan web dan Berners-Lee masih terlibat didalamnya.
IETF
(Internet Engineering Task Force)
IETF (Internet
Engineering Task Force) merupakan sebuah organisasi yang menjaring banyak pihak
(baik itu individual ataupun organisasional) yang tertarik dalam pengembangan
jaringan komputer dan Internet. Organisasi ini diatur oleh IESG (Internet
Engineering Steering Group), dan diberi tugas untuk mempelajari masalah-masalah
teknik yang terjadi dalam jaringan komputer dan Internet, dan kemudian
mengusulkan solusi dari masalah tersebut kepada IAB (Internet Architecture
Board). Pekerjaan IETF dilakukan oleh banyak kelompok kerja (disebut sebagai
Working Groups) yang berkonsentrasi di satu bagian topik saja, seperti halnya
keamanan, routing, dan lainnya. IETF merupakan pihak yang mempublikasikan
spesifikasi yang membuat standar protokol TCP atau IP.
IETF dimulai
bulan Januari 1985 sebagai pertemuan setiap triwulan para peneliti yang didanai
pemerintah AS. Perwakilan dari vendor non-pemerintah diundang sejak pertemuan
IETF 4 oktober pada tahun itu. Pada tahun 1992, Internet Society, yang
merupakan masyarakat keanggotaan yang profesional, dibentuk dan dipindahkan ke
IETF sebagai badan standar internasional independen. Misi dari IETF adalah
untuk membuat kinerja Internet yang lebih baik dengan menghasilkan kualitas
yang tinggi, teknis dokumen yang relevan yang mempengaruhi cara desain,
penggunaan, dan mengelola Internet.
Internet
dijaga oleh perjanjian bi- atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol
yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol
ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF),
yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai
RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet
(Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture
Board – IAB). Protokol-protokol internet yang sering digunakan adalah seperti,
IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet,
FTP, LDAP, dan SSL.
Beberapa
layanan populer di internet yang menggunakan protokol di atas, ialah
email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, perkongsian file (File Sharing), WWW
(World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD,
dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih
kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti
milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini
(Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di
seluruh dunia. Selain itu melalui internet dimungkinkan untuk berkomunikasi
secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan
instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN
Messenger dan Windows Live Messenger.
ICANN
(Internet Corporation for Assigned Names and Numbers)
ICANN,
singkatan dari Internet Corporation for Assigned Names and Numbers, adalah
organisasi nirlaba yang didirikan pada 18 September 1998dan resmi berbadan
hukum pada 30 September 1998. Organisasi yang berkantor pusat di Marina Del
Rey, California ini ditujukan untuk mengawasi beberapa tugas yang terkait
dengan Internet yang sebelumnya dilakukan langsung atas nama pemerintah Amerika
Serikat oleh beberapa organisasilain, terutama Internet Assigned Numbers
Authority (IANA).
Hukum Hak Cipta Media Internet
Indonesia
belumlah memiliki suatu peraturan perundangan-undangan khusus yang mengatur
masalah cyberlaw ataupun segala kegiatan yang dilakukan melalui jaringan
telekomunikasi, dalam hal ini internet. Namun demikian, tidak berarti aktifitas
yang ada tidak ada hukumnya, karena bagaimanapun yang melakukan aktifitas itu
adalah manusia sebagai subyek hukum, yang tentunya memiliki hak dan kewajiban.
Untuk itu,
jalan yang terbaik adalah menggunakan hukum yang ada (existing law) secara
maksimal. Hukum yang dimaksud disini, tentunya bukan saja peraturan
perundang-undangan dalam arti yang tertulis, namun juga termasuk nettiquet yang
bisa dianggap sebagai hukum yang berlaku jika seseorang "masuk" ke
internet.
Sehubungan
dengan masalah web content, apakah itu bentuknya gambar, tulisan/naskah, suara
ataupun film dan sebagainya tentunya merupakan suatu karya cipta yang
dilindungi oleh hak cipta sejak karya cipta itu dilahirkan atau dibuat.
Dan
sebagaimana Hak Kekayaan Intelektual (HKI) lainnya, hak cipta merupakan hak
khusus bagi si pencipta (dan orang yang menerima hak) untuk mengumumkan atau
memperbanyak ciptaannya ataupun memberi izin untuk perbanyakan dan
pengumumannya.
Perlu
diketahui, hak cipta tidaklah dibatasi oleh medianya, sehingga jika suatu karya
dialihrupakan, misalnya saja sebuah karya photografi di-scan dan dijadikan
bentuk digital dan di-posting di suatu situs, maka hak ciptanya tetaplah berada
pada pemilik bentuk awalnya. Dan tindakan posting ini merupakan bentuk
pengumuman hak cipta karena dengan tindakan tersebut, hak cipta dapat dilihat
dan dibaca.
Memang,
dapat saja photo ini diberikan suatu efek khusus misalnya dengan
menggunakan perangkat lunak pengolah grafik. Namun hal ini seharusnya
mendapatkan izin dari pemilik hak cipta, dan atas hasil sentuhan khusus ini
tentu saja si pemberi efek khusus ini memiliki hak cipta atas modifikasinya
ini.
Ketentuan
mengenai hak cipta ini diatur dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 1997 tentang
Perubahan atas Undang-undang No.6 tahun 1982 tentang Hak Cipta sebagaimana yang
telah diubah dengan Undang-undang No.7 tahun 1987 (UU No.12/1997) yang
menggantikan Undang-Undang No. 7 Tahun 1987 tentang Perubahan atas
Undang-Undang No.6 tahun 1982 tentang Hak Cipta yang sebelumnya telah
menggantikan Undang-Undang No. 6 Tahun 1982 tentang Hak Cipta.
UU
No.12/1997, khususnya pasal 11 (1) menyebutkan bahwa program komputer merupakan
ciptaan yang dilindungi dengan jangka waktu perlindungan selama 50 (lima puluh)
tahun sejak pertama kali diumumkan. Perlu diperhatikan, suatu web content
disini dianggap juga program komputer.
Namun apakah
pengambilan naskah lewat internet sebagian/seluruhnya itu bisa dianggap melanggar
hak cipta? Jawabannya tentu saja bisa.
Namun secara
teknis, akan ada beberapa permasalahan misalnya bagaimana mengetahui
siapa sebenarnya pemilik situs?, di pengadilan mana penuntutan atau gugatan
akan dilakukan? Bagaimanakah nantinya pelaksanaan putusan tersebut? Dan
berbagai permasalahan lain. Memang permasalahan hukum yang berkaitan dengan
cyberspace agak lebih kompleks karena perlu dilakukan "modifikasi"
hukum terlebih dahulu.
Selain itu ,
mungkin ada beberapa hal yang harus diperhatikan, misalnya:
1. Coba
periksa secara seksama situs tersebut, mungkin saja webmaster atau pemilik
situs membuat suatu pernyataan penggunaan situs tersebut. Bisa saja, pemilik
situs memberikan izin sepenuhnya atau dalam hal-hal tertentu saja, misalnya
untuk tujuan pendidikan, sehingga bisa saja isinya diambil seluruh/sebagian.
Namun dapat pula, pemilik situs melarang netter untuk mengambil isi situsnya.
2. Apakah
tujuan dari pengambilan dan menampilkan kembali (posting) naskah tersebut. Hal
ini dikarenakan sesuai dengan pasal 14 UU No.12/1997, penggunaan hak cipta
pihak lain dimungkinkan dengan beberapa persyaratan, diantaranya:
a.
harus disebutkan dan atau dicantumkan sumbernya;
b. untuk
keperluan pendidikan, penelitian, penulisan karya ilmiah, penyusunan
laporan, penulisan kritik dan tinjauan suatu masalah; dan
c. harus
tidak merugikan kepentingan yang wajar bagi Pencipta, maksudnya disini adalah
manfaat ekonomi dari ciptaan yang bersangkutan. Namun jika terjadi sengketa
soal kepentingan yang wajar ini, maka Pengadilan yang akan menentukan tolok
ukur ini.
Prinsip dan Serangan Web
Pengamanan,
merupakan sebuah kata yang mutlak ketika kita mencoba membangun sebuah website.
website akan menjadi percuma ketika dibuat sangat "molek", namun
tidak serta merta memberikan keamanan bagi admin dan penggunanya.
Dalam
pengamanan dikenal dengan beberapa tingkat dan tipe. Tingkat dan tipe yang
diperlukan untuk aplikasi kita akan berbeda-beda bergantung bagaimana aplikasi
itu bekerja, tipe dan nilai data yang disimpan, jumlah resiko yang biasa
dihadapi, usaha, serta biaya yang dipakai untuk menghasilkan aplikasi yang
aman. Misalnya, pengamanan yang dibutuhkan untuk web perorangan akan sangat
berbeda dibanding untuk situs perusahaan atau situs e-commerce. Tentu saja,
situs yang berbau komersil akan lebih ketat pengamanannya dibanding situs
personal biasa.
Berikutnya,
kita akan belajar beberapa jejak yang menjadi prinsip dasar keamanan website.
A. Faktor-Faktor
Timbulnya Serangan
1. Scripting
Kesalahan
dalam scripting pembuatan web adalah hal terbanyak yang dimanfaatkan oleh para
attacker, sehingga rata-rata web yang berhasil diserang melalui lubang ini.
Kelemahan-kelemahan scripting yang ditemukan pada proses vulnerabilities
scanning misalnya, XSS, SQL Injection, PHP Injection, HTML Injection, dan lain
sebagainya. Begitu pula pada CMS semisal Mambo, Joomla, WordPress, dan lainnya.
CMS tersebut memiliki banyak komponen pendukung di internet yang bisa kita
download, install dan konfigurasi. Sehingga sangat memungkinkan sekali terdapat
bug pada scriptingnya. Langkah terbaik tentunya melakukan pembedahan (oprek)
terhadap script serta melakukan pengujian sebelum komponen tersebut kita
gunakan pada web yang sebenarnya. Pengujian bisa dilakukan melalui localhost
pada komputer dengan menginstall PHP, apache, dan mySQL, atau menginstall
software semisal WAMP ataupun XAMPP yang merupakan paket all in one. Untuk
mengatasi hal tersebut sebaiknya kita harus mulai belajar dan memahami
scripting-scripting secara bertahap, baik HTML, PHP, javascript, dan
sebagainya. CMS tersebut sebenarnya cukup aman, namun komponen tambahan yang
tidak dibuat dengan baik, tentu saja bisa menimbulkan masalah besar bagi sistem
secara keseluruhan.
2. Lubang
pada Situs Tetangga.
Ini
merupakan salah satu faktor yang jarang mendapat perhatian. Sebagian webmaster
kadang tidak begitu peduli ketika web lain yang satu hosting dihacked. Mereka
berpikiran, Ah, toh bukan web saya yang kena. Padahal justru di sinilah letak
kesalahannya.
Logikanya,
misal web kita ditempatkan pada perusahaan hosting A. itu artinya web kita
bertetangga dengan web milik orang lain yang berada dalam 1 hosting. Jika web
tetangga tersebut memiliki celah fatal, sehingga attacker bisa menanam program
yang dijadikan backdoor. Dengan backdoor inilah attacker bisa masuk ke dalam
web kita bahkan web lainnya. Bukan itu saja, tidak mustahil attacker melakukkan
defacing massal, termasuk web kita tentunya.
3.Hosting
yang Bermasalah
Pada
beberapa kasus justru tempat hosting yang bermasalah menjadi sebab dihackednya
banyak situs yang berada di bawah pengelolaannya. Pernah terjadi situs milik
sebuah perusahaan dideface. Kemudian setelah diperbaiki, dideface lagi.
Kemudian lapor ke admin perusahaan hosting, justru balik menyalahkan pemilik
situs dengan alasan yang nggak masuk akal. Kenyataannya, justru web hosting itu
yang nggak pernah di administrasi dengan baik, jarang diupdate, dan jarang
dipatch, sehingga mudah terkena serangan. Dengan model pengelolaan yang seperti
ini jangan berharap web kita akan aman. Karena itu, pastikan tempat hosting
yang digunakan benar-benar memperhatikan tingkat keamanan bagi pelanggannya.
Contoh Kasus Pembajakan Pada Media Internet
Akun Twitter milik situs pemberitaan hiburan E!
Online dibajak pada
Sabtu, 4 Mei 2013. Si peretas membuat cuit berita palsu tentang Justin Bieber,
Angelina Jolie, serta konflik di Suriah. The Syrian Electronic Army telah
mengaku bertanggung jawab atas pembajakan itu.
Ini bukan kali pertama serangan yang dilakukan The Syrian Electronic Army. Mereka juga bertanggung jawab sebagai pembobol akun Twitter milik kantor berita Associated Presspada akhir April 2013. Saat itu mereka mengirim berita palsu mengenai adanya serangan ke Gedung Putih. Kicauan itu menimbulkan dampak serius pada pasar ekonomi Amerika Serikat. Bahkan, sempat mengguncang bursa.
Pada E! Online, satu twit palsu yang diunggah berisi, "Eksklusif: Justin Bieber kepada E! Online: Saya Gay." Kicauan lainnya, "Angelina Jolie mengaku kepada E! terbitan terbaru bahwa Yordania patut disalahkan atas kondisi pengungsi Suriah."
Twit palsu ini disertai tautan singkat, seolah-olah kicauan sah. Dan kala diklik, tautan itu mengarah ke situs yang membahayakan dan malware. Malangnya lagi bagi E! Online, kicauan palsu si peretas terlanjur di-retweet ribuan kali olehfollowers E! Online.
Ini bukan kali pertama serangan yang dilakukan The Syrian Electronic Army. Mereka juga bertanggung jawab sebagai pembobol akun Twitter milik kantor berita Associated Presspada akhir April 2013. Saat itu mereka mengirim berita palsu mengenai adanya serangan ke Gedung Putih. Kicauan itu menimbulkan dampak serius pada pasar ekonomi Amerika Serikat. Bahkan, sempat mengguncang bursa.
Pada E! Online, satu twit palsu yang diunggah berisi, "Eksklusif: Justin Bieber kepada E! Online: Saya Gay." Kicauan lainnya, "Angelina Jolie mengaku kepada E! terbitan terbaru bahwa Yordania patut disalahkan atas kondisi pengungsi Suriah."
Twit palsu ini disertai tautan singkat, seolah-olah kicauan sah. Dan kala diklik, tautan itu mengarah ke situs yang membahayakan dan malware. Malangnya lagi bagi E! Online, kicauan palsu si peretas terlanjur di-retweet ribuan kali olehfollowers E! Online.
Sumber:
Web
Content
Media
Dalam produksi media dan penerbitan, konten informasi
dan pengalama dapat memberikan nilai bagi end-user/audience dalam konteks
tertentu. Konten dapat disampaikan melalui media apapun seperti internet,
televisi, dan CD audio, serta acara live seperti konferensi dan pertunjukan
panggung. Konten (media) digunakan untuk mengidentifikasi dan menilai berbagai
format dan genre informasi yang dikelola sebagai nilai tambah, dan media
komponen berguna untuk target audiens. Produksi media dan teknologi pengiriman
berpotensi meningkatkan nilai konten dengan format, penyaringan dan
menggabungkan sumber-sumber asli konten untuk hal yang baru dengan konteks yang
baru. Kurang penekanan pada nilai dari konten yang disimpan, dan lebih
menekankan pada repurposing cepat, pemakaian ulang, dan pemindahan telah
menyebabkan banyak penerbit dan produser media melihat fungsi utama mereka
kurang mempunyai banyak pembuat/pencipta dan lebih sebagai transformer dari
konten.
Standard
Standar Web merupakan suatu keharusan, standar
non-proprietary dan spesifikasi teknis lainnya yang mendefinisikan dan
menggambarkan aspek dari World Wide Web. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah
ini telah lebih sering dikaitkan dengan kecenderungan untuk membangun situs
web, dan filosofi desain web dan pengembangan yang meliputi metode-metode.
Standar web satu sama lain saling tergantung, beberapa
di antaranya mengatur aspek internet, bukan hanya World Wide Web (Sebuah
Situs). Bahkan ketika web tidak terpantau, standar tersebut secara langsung
atau tidak langsung mempengaruhi perkembangan dan administrasi situs web dan
layanan web. Pertimbangannya adalah interoperabilitas, aksesibilitas dan
kegunaan dari halaman web dan situs web.
Standar web, dalam arti yang lebih luas, terdiri dari:
- Recommendations published by the World Wide Web Consortium (W3C)
- Internet standard (STD) documents published by the Internet Engineering Task Force (IETF)
- Request for Comments (RFC) documents published by the Internet Engineering Task Force
- Standards published by the International Organization for Standardization (ISO)
- Standards published by Ecma International (formerly ECMA)
- The Unicode Standard and various Unicode Technical Reports (UTRs) published by the Unicode Consortium
- Name and number registries maintained by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA)
Standar web bukanlah merupakan aturan, tetapi terus
berkembang dan disesuaikan dengan teknologi web. Standar web yang dikembangkan
oleh suatu organisasi sering bersaing kadang disewakan oleh teknologi yang
tidak sesuai dengan standarisasi publik dan dinyatakan sebagai standar oleh
satu individu atau perusahaan.
BAHASA DALAM WEB
Dalam sebuah web kita
memerlukan sebuah bahasa pemrograman.
Sekarang kita bisa
dengan mudah membuat suatu website yang geratis atau dengan membayar.
Sebenarnya apakah fungsi dari website itu sendiri? Website dapat digunakan
untuk mengeshare berbagai ilmu dan pengetahuan sehingga banyak orang dapat
mengetahuinya.
Banyak bahasa
pemrograman seperti HTML, joomla, java, bahasa C, C++, PHP, dll.
Tapi PHP mempunyai
kelebihan dari bahasa pemograman yang lainnya yang diantaranya :
- Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
- Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana – mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, nginx, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
- Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis – milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
- Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.
- PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system
KEBERAGAMAN BUDAYA
Kemajuan IPTEK yang
begitu pesat pada saat ini, memiliki banyak sekali pengaruk bagi kebudayaan
yaitu salah satunya Bergesernya Nilai-nilai Budaya.Bangsa kita adalah bangsa
yang besar, maksudnya Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau menghargai
budayanya, mungkin itu adalah istilah yang tepat untuk menggambarkan begitu
beragamnya budaya orang Indonesia mulai dari Sabang sampai Merauke. Beribu –
ribu pulau, suku, bahasa, adat, membuat Indonesia menjadi salah satu daya tarik
dan Negara yang paling kaya dipandang dari budayanya. Secara matematis kita
tidak dapat menghitung betapa melimpahnya kekayaan budaya kita.
Dipandang dari adatnya
ke-Timuran-nya maka Indonesia sangat berbeda dengan daerah yang ada di Barat,
rata – rata orang Timur sangat menjunjung tinggi nilai – nilai budayanya
sendiri sebagai aset untuk melestarikan daerah dan budayanya secara turun –
temurun. Nilai – nilai budaya yang secara turun – temurun yang dimaksud adalah
Sopan, Santun, Taat, Menghormati, Menghargai, Menjunjung Tinggi Adat, Tata
Krama Pergaulan, dan lainnya yang menjadi ciri khas orang Indonesia. Kebiasaan
mengalah, menghargai jasa orang lain, menghormati hak milik orang merupakan
gambaran betapa orang Indonesia merupakan bangsa yang sangat menjunjung tinggi
budayanya. Bagi orang Indonesia budaya adalah jembatan menuju kesuksesan,
budaya adalah tempat untuk mencari solusi jika terdapat permasalahan, budaya
adalah harta yang tak ternilai harganya.
Perubahan dalam hidup
boleh terjadi akan budaya dengan nilainya yang tak terhingga akan tetap menjadi
simbol bagi orang Indonesia dalam kehidupannya. Terbukti walaupun kemajuan
begitu pesat saat ini akan tetapi dalam setiap kesempatan tetaplah budaya
dikedepankan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Pada prinsipnya setiap
perkembangan dan kemajuan dalam segi apapun baik adanya, setiap manusia
menginginkan perubahan pun demikian dalam konteks kehidupan bermasyarakat.
Dari sekian banyak
bidang ada dan berpacu untuk kemajuan salah satunya adalah bidang teknologi,
yang menghadirkan perubahan dan kemajuan untuk selanjutnya digunakan oleh
manusia. Beragam teknologi yang diciptakan memungkinkan manusia untuk bebas
memilih apa yang diinginkan.
Perkembangan teknologi
seperti yang sudah tersaji diatas tentu membawa perubahan yang begitu baik dan
pesat dalam kehidupan manusia. Perkembangan itu baik adanya jika sesuai dengan
apa yang diharapkan. Bagaimana jika perkembangan teknologi membawa pengaruh
negatif dalam hidup manusia ? apakah pengaruh negatif dari teknologi
mempengaruhi pergeseran nilai – nilai budaya dalam kehidupan manusia ? Kedua
pertanyaan ini menjadi wajar apabila kita perhatikan dengan seksama dampak dari
kemajuan saat ini.
Tidak dipungkiri bahwa
perkembangan teknologi saat ini juga membawa pengaruh yang kurang baik atau
negatif dalam kehidupan manusia. Kehadiran tekologi yang sedemikian canggih
membuat masyarakat umum mempunyai begitu banyak pilihan untuk memilih apa yang
dikehendakinya.
Pertanyaan kedua apakah
pengaruh negatif teknologi mempengaruhi bergesernya nilai – nilai budaya dalam
masyarakat, jawabannya iya. Teknologi diciptakan oleh manusia untuk dapat
memenuhi kebutuan manusia itu sendiri, akan tetapi pada perkembangan
selanjutnya justru teknologi tersebut disalah gunakan. Misalnya lewat teknologi
internet atau dunia maya orang akan semakin mudah mengakses situs – situs porno
yang justru itu datang dari kaum muda, hal ini tentu membuat pergeseran norma
asusila dalam hidup kaum muda tersebut. Ini menjadi satu contoh dari sekian
banyak contoh yang ada dalam kehidupan sehari hari masyarakat.
Contoh lain adalah
dampak teknologi adalah dalam bidang militer, berpuluh – puluh macam senjata
dicipatakan untuk membunuh manusia, kemana larinya budaya untuk saling
menolong, menghargai sesama manusia kalau teknologi yang diciptakan justru dipakai
untuk membunuh manusia sendiri. Yang paling hangat dalam ingatan kita tentunya
kasus penculikan dan perkosaan yang dilakukan oleh pelajar beberapa waktu lalu
yang justru dilakukan setelah pada mulanya berkenalan lewat media teknologi
jejaring sosial online facebook. Dengan begitu mudahnya orang dapat mengakses
informasi diri dan menyebarluaskan kepada sesama teman, akibatnya prostitusi
pun dapat dilakukan lewat dunia maya ini yang justru merupakan efek dari
perkembangan teknologi modern. Dan masih banyak lagi contoh betapa perkembangan
teknologi yang begitu canggih justru disalah gunakan mengakibatkan bergesernya
nilai – nilai budaya umat manusia itu sendiri.
Dalam upaya
mempertahankan nilai nilai budaya dalam lingkungan masyarakat tentunya dibutuhkan
kerja yang eksta, mengingat bahwa nilai – nilai budaya dalam masyarakat
menentukan pula perkembangan kehidupan sosial masyarakat itu sendiri. Mereka
yang mampu bertahan di tengah kehidupan teknologi yang semakin canggih tentunya
akan mendapatkan kehidupan yang diinginkan, demikian sebaliknya.
Bagaimana upaya
mempertahankan nilai – nilai budaya dalam kehidupan masyarakat ? ada beberapa
hal yang harus dilakukan oleh manusia dalam upaya membentengi diri dari arus
negatif teknologi. Beberapa hal tersebut antara lain :
1. Memperkenalkan
pentingya nilai – nilai budaya kepada anak sejak usia dini
2. Memberikan pemahaman
kepada anak, masyarakat dan elemen lainnya betapa vitalnya nilai – nilai budaya
terhadap kehidupan
3. Memberikan batasan
terhadap hal yang bersifat negatif yang masuk dalam hidup dan kehidupan suatu
masyarakat
4. Menjadikan nilai –
nilai budaya sebagai ujung tombak dari norma kehidupan keluarga dan masyarakat
5. Menjunjung tinggi
nilai – nilai budaya
6. Memandang teknologi
dengan segala kemajuan dan perubahannya dalam arti yang positif
7. Menggunakan
fasilitas kemajuan teknologi untuk hal yang baik dan positif
8. Sebagai orang tua
wajib untuk memberikan pengawasan ekstra kepada anak, baik dalam penggunaan
teknologi atau pergaulan sehari-hari.
Memang dalam
penerapannya terkadang sulit untuk mengikuti keinginan dibanding kata hati,
akan tetapi untuk hidup yang lebih baik kita dituntut untuk melakukan perubahan
dalam hidup kita.
Setinggi apapun
kemajuan teknologi yang ditawarkan kepada kita akan tetapi kita salah
menggunakannya tentu akan membuat hidup kita menjadi salah jalan, justru
teknologi tersebut akan menyesatkan hidup kita sehingga nilai – nilai budaya
hidup kita tidak lagi sesuai dengan yang kita harapkan, akhirnya ada yang harus
dikorbankan dari kejadian tersebut.
Semuanya berpulang
kembali kepada kita manusia sebagai makluk sosial, apakah teknologi yang
sedemikian canggih ini dapat kita maksimalkan penggunaannya atau justru
perkembangan teknologi yang menyeret kita pada hancurnya kebudayaan kita ? kita
semualah yang akan menjawabnya.
Model Generatif (GENERATIVE MODEL)
Secara tradisional,
objek 3D dan dunia virtual ditentukan oleh daftar geometris yang terdahulu :
kubus dan bola di bentukan CSG, NURBS patch, satu set fungsi implisit,
segitiga, atau hanya dengan sebuah titik.
Istilah ‘generatif
model’ menjelaskan perubahan paradigma dalam deskripsi bentuk, generalisasi
dari objek yang dioperasikan : sebuah bentuk digambarkan oleh urutan langkah-langkah
pengolahan, bukan hanya hasil akhir dari penerapan operasi. Desain bentuk
menjadi desain aturan. Desain bentuk menjadi desain aturan. Pendekatan ini
sangat umum dan dapat diterapkan pada setiap representasi bentuk yang
menyediakan satu set untuk menghasilkan sebuah fungsi, ‘operator bentuk dasar’
(elementary shape functions) . Efektivitasnya telah dibuktikan, misalnya, di
bidang pembuatan grid , dengan operator Euler sebagai pelengkapnya dan penutup
set yang menghasilkan fungsi untuk sebuah perangkap dan beroperasi pada tingkat
halfedge.
Pemodelan generatif
mempunyai keuntungan yang efisiensi untuk menciptakan bentuk-operator tingkat
tinggi dari operator bentuk tingkat rendah. Setiap urutan langkah-langkah
pengolahan dapat dikelompokkan secara bersama-sama untuk menciptakan ‘operator
gabungan’ yang baru. Ini mungkin menggunakan operator dasar serta operator
gabungan lainnya. Nilai yang konkret dapat dengan mudah diganti dengan
parameter, yang memungkinkan untuk memisahkan data dari suatu operasi: Urutan
pemrosesan yang sama dapat diterapkan pada set data input yang berbeda. Data
yang sama dapat digunakan untuk menghasilkan bentuk yang berbeda dengan
menerapkan operator gabungan yang berbeda, misalnya, sebuah perpustakaan
operator dengan model domain-dependen. Hal ini memungkinkan untuk membuat objek
yang sangat kompleks dari beberapa parameter input tingkat tinggi, seperti
misalnya sebuah perpustakaan (library style).
Generatif bahasa
pemodelan GML adalah implementasi konkret dari pendekatan generatif. Fitur
utamanya adalah penuh dengan bahasa pemrograman yang fungsional namun tetap
dapat digunakan secara efisien sebagai format file untuk deskripsi tingkat
rendah.
Rhetorical Web
Rhetorical Web adalah
fitur yang signifikan dari WWW , bahwa hiperlink bisa mengoperasikan
secara semantik dan navigational . Di sisi lain , tautan (link) menyarankan
asosiasi yang berarti antara halaman web dan isi dari halaman web , dan bisa
memfasilitasi ciptaan tropis (tropic creation) yang berguna . Tautan dan
asosiasi ini dapat dibaca secara kritis , disarankan tentang cara berfikir
hubungan antara halaman suatu web dan isi halaman suatu web yang dimaksud atau
tidaknya oleh si pembuat (author).
Disisi lain, hiperlink
juga merupakan jalan navigational : suatu tempat yang memiliki pergerakan dari
satu halaman ke halaman lainnya. Dalam konteks ini, banyak pertanyaan yang
dapat muncul tentang bagaimana suatu link dapat memfasilitasi atau menghalangi
suatu pergerakan: sebagai contoh, bagaimana sebuah perangkat lunak menyaring
atau memblocking suatu akses ke situs tertentu, secara langsung juga memblokir
akses ke situs lain yang terhubung dengannya (situs yang diblokir), termasuk
situs yang bisa diakses melalui situs yang sudah diblokir. Masalah akses,
masalah dorongan implisit beserta jalan tertentu dan tarikan terhadap yang
lainnya, masalah dari penanda suatu tempat yang membantu pengguna mengetahui
dimana mereka saat di web space, sebagai lawan mereka yang cenderung untuk
membiarkan mereka tersesat, semua hal penting dari desain bukan hanya karena
mereka dapat melemahkan atau mencegah pengguna (khususnya pengguna pemula),
tetapi juga karena mereka menentukan jalan penemuan yang difasilitasi atau
tertutup.
Tagging
Tagging adalah kata
yang belum lama dilahirkan. Dahulu sebelum ada tagging, dunia informasi yang
ada di internet berserakan dan tidak tersusun berdasarkan kategorinya.
Hal itu bagaikan,
perpustakaan tanpa ada pengurusnya atau pustakawan. Nah sekarang dengan adanya
tagging, para pengguna internet diminta saling membantu untuk menyusun
informasi berdasarkan kategori, popularitas dan kesukaannya, termasuk juga
berita-berita terkini.
Google pun diam-diam
sudah memasukkan sistem tag, semacam fitur bookmark ke dalam my Search History,
hal ini memungkinkan Anda melakukan tagging dan menaruh komentar ke setiap
situs web yang Anda kunjungi.
Metadata
Metadata adalah
informasi terstruktur yang mendeskripsikan, menjelaskan, menemukan, atau
setidaknya membuat menjadikan suatu informasi mudah untuk ditemukan kembali,
digunakan, atau dikelola. Metadata sering disebut sebagai data tentang data
atau informasi tentang informasi. Metadata ini mengandung informasi mengenai
isi dari suatu data yang dipakai untuk keperluan manajemen file/data itu
nantinya dalam suatu basis data. Jika data tersebut dalam bentuk teks,
metadatanya biasanya berupa keterangan mengenai nama ruas (field), panjang
field, dan tipe fieldnya: integer, character, date, dll. Untuk jenis data gambar
(image), metadata mengandung informasi mengenai siapa pemotretnya, kapan
pemotretannya, dan setting kamera pada saat dilakukan pemotretan. Satu lagi
untuk jenis data berupa kumpulan file, metadatanya adalah nama-nama file, tipe
file, dan nama pengelola (administrator) dari file-file tersebut.
Fungsi metadata
Metadata memberikan
fungsi yang sama seperti katalog yaitu:
- membuat sumberdaya bisa ditemukan dengan menggunakan kriteria yang relevan
- mengidentifikasi sumberdaya
- mengelompokkan sumberdaya yang serupa
- membedakan sumberdaya yang tak miliki kesamaan
- memberikan informasi lokasi
Jenis metadata
Terdapat tiga jenis
utama metadata:
- Metadata deskriptif menggambarkan suatu sumberdaya dalam maksud seperti penemuan dan identifikasi. Dia bisa meliputi elemen semisal judul, abstrak, pengarang, dan kata kunci.
- Metadata struktural menunjukkan bagaimana kumpulan obyek disusun secara bersama-sama menjadi satu, semisal bagaimana halaman-halaman ditata untuk membentuk suatu bab.
- Metadata administratif menyediakan informasi untuk membantu mengelola sumberdaya, semisal terkait kapan dan bagaimana suatu informasi diciptakan, tipe dokumen dan informasi teknis lainnya, serta siapa yang bisa mengaksesnya.
Rich Snippet
Rich snippet adalah
tampilan hasil pencarian yang di-markup sehingga terlihat lebih menarik. Rich
snippet sama sekali tidak mempengaruhi peringkat, hanya membantu pengguna
Google untuk memilih sebuah hasil dengan informasi yang anda berikan. Rich
snippet ini membuat hasil pencarian untuk blog anda tampak berbeda sehingga
bisa menaikkan tingkat klik yang anda peroleh.
Anda bisa menambahkan
rich snippet pada HTML blog atau website anda untuk membantu Google
menghidangkan informasi tambahan bagi pengunjungnya. Ada 3 tahap yang bisa anda
lakukan untuk membuat Rich Snippet pada blog anda.
#1 Pilih HTML Markup
Format Untuk Rich Snippet Anda
Google menyarankan agar
kita menggunakan microdata. Tapi salah satu dari ketiga format di bawah ini
boleh anda gunakan untuk melakukan markup HTML.
- Microdata
- Microformat
- RDFa
#2 Markup HTML Blog
Anda
Ada beberapa jenis rich
snippets yang bisa anda pilih sesuai dengan blog anda. Beberapa di antaranya
adalah:
- Ulasan/Review ada juga rich snippet dengan foto/gambar profil tanpa daftar google plus
- Data Orang
- Data Produk
- Data Bisnis dan Organisasi
- Resep
- Peristiwa
- Video, dan
- Musik
#3 Tes Tampilan
Rich Snippet
Jika anda sudah selesai
melakukan markup, silahkan membuka alamat URL Rich Snippets Testing Tool. Alat
ini akan membantu anda untuk melihat hasil yang akan ditampilkan Google pada
hasil pencarian. Anda tinggal memasukkan salah satu URL dari halaman artikel anda
pada kotak URL yang disediakan. Tunggu beberapa saat untuk melihat hasil rich
snippet blog saudara.
Walaupun alat ini sudah
memperlihatkan hasil yang anda inginkan, tapi Google membuat pernyataan bahwa
tidak ada jaminan mereka akan menggunakan data yang anda berikan. Karena Google
tetap mempunyai algoritma yang mandiri untuk membandingkan rich snippets anda
dengan kualitas dari blog itu sendiri.
Lalu bagaimana jika
setelah pengujian ternyata rich snippets gagal terpasang?
Ada banyak faktor yang
menyebabkan rich snippets tidak tampil sesuai yang kita kehendaki. Jika hal itu
terjadi maka Google merekomendasikan untuk memeriksa beberapa hal dari markup
yang kita lakukan pada HTML blog kita. Cek sekali lagi kode markup anda, dan
sesuaikan dengan standar kode Google.
Nama : 1. Tio Dwi Akbar
2. Irwan Nugraha3. Lukman Nur Haryadi
4. Angga Priandika
Sumber:
Add Your Comments